Dahulu kala ada sebuah keluarga pohon pisang. Awalnya mereka hidup rukun satu dengan yang lain. Akan tetapi kerukunan itu sekarang tidak ada lagi. Hal ini karena sifat pohon pisang emas yang sangat sombong. Kebiasaan Si Pisang Emas ini adalah memuji dirinya sendiri dan merasa paling hebat di antara pohon pisang yang lain. “Hai, PisangBatu,”ujar Pisang Emas.” Bagaimana keadaan buahmu, apakah masih banyak batunya atau sudah menjadi emas batu di dalam buahmu?” Mengapa kamu berkata seperti itu”balas pisang batu. “Ah, sudahlah semua orang tentu tidak suka padamu. Jangankan untuk memakan buahmu, membayangkan tubuhmu saja orang-orang pasti malas. Memanghanya aku pohon pisang hebat. Lihat saja buahkukalau sudah ranum manis lagi.” Pisang kapok yang mendengarnya pun menasihati pisang emas. Katanya,”Hai Pisang Emas, kamu tidak boleh berkata sombong apalagikita satu keluarga. Tidak boleh saling menghina.” “Mengapa kamu membelanya?’kata Pisang Emas menahan marah. “Kalian memang iri terhadap kehebatanku.” Tidak berapa lama datang pak tani ke kebun pisangnya. petani tersebut ternyata datang untukmengambil buah pisang. Dia tampak bingung untukmemilih pisang mana yang akan diambilnya. semua pohon pisang berharap petani tersebut maumengambil buahnya, terlebih lagi si Pisang Emas tadi. “Sudahlah pak tani, untuk apa bingung, pilih saja aku. Lihat buahkukecil, ranum dan manis sekali.” Tetapi petani hanya memegang buah Pisang Emas itusambil berkata “buah ini buahnyatidak enak untuk dikolak. Aku pilih pisang Kepok saja. Pasti enak rasanya.” Akhirny pisang Kepok yang dipiliholeh pak Tani. Sementara itu, pisang emas hanya diamtertunduk menahan rasa malu.
Kata sulit: Ranum = Matang Amanat: Dalam menjalani hidup tidak boleh sombong Pengarang: Yandi Martin