Pada saat liburan sekolah, aku sekeluarga pergi berlibur ke Penang. Kami sengaja memilih hotel di pinggir pantai, dengan tujuan agar memudahkan aku untuk melakukan kegiatan yang ada di sekitar pantai. Selain kami dapat menikmati suasana pantai, saat itu aku bersama kedua adikku sibuk membuat istana pasir, menunggang kuda dan tak kalah serunya aku mencoba untuk naik paraseling, tadinya aku agak ragu untuk melakukan kegiatan yang satu ini tapi menurut mamaku permainannya cukup seru dan mengasyikkan karena aku bisa menikmati pemandangan dari atas dan dapat menghirup udara yang segar. Ternyata permainannya sangat menantang, setelah itu aku masih penasaran untuk mencoba permainan yang lain seperti jetsky, mini moto ,dan banana boat. Kami semua sangat menikmati permainan-permainan itu, tak terasa waktu sudah beranjak siang. Kami mulai lapar, lalu kami memutuskan untuk keluar dari hotel untuk mencoba makanan daerah setempat sambil berkeliling kota Penang. Setelah puas dikota Penang, keesokan harinya kami melanjutkan perjalanan menuju Kuala Lumpur. Sesampainya di kota Kuala Lumpur, kami dijemput oleh teman papaku, lalu kami langsung menuju Masjid Putra Jaya. Karena hari itu bertepatan dengan hari jum’at, kamipun melaksanakan shalat jum’at berjamaah di masjid. Ketika selesai shalat, aku melihat ada kerumunan orang yang berusaha untuk bersalaman dan berfoto, akupun menghampirinya. Setelah kulihat ternyata ada Perdana Menteri yang menjabat saat itu yaitu Mahathir Muhammad. Akupun ikut bersalaman dan berfoto dengannya. Hatiku sangat bahagia tanpa disengaja banyak pengalaman yang kuperoleh. Apalagi dalam melakukan perjalanan ini, mamaku sengaja mengatur perjalanannya dengan mencoba berbagai macam transportasi, seperti menggunakan bus, jetfoil, pesawat, kereta api, dan monorail. Aku sangat menikmati perjalanan tersebut. Dan kami pun merencanakan untuk melakukan perjalanan yang menarik lagi di lain tempat.